NGURI-NGURI TRADISI BUDAYA

Kabar Desa Seni dan Kebudayaan

Jumat  Pagi(1/3/2019) Warga Desa Bulak Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal mengadakan acara tingkeb tandur, Tradisi yang dilaksanakan turun temurun ini, mengarak beberapa nasi tumpeng, lauk pauk, dan bermacam makanan untuk dimakan bersama.

Tradisi untuk mendoakan agar tanaman padi yang berusia sekitar dua bulan di Desa Bulak tersebut dapat tumbuh subur, dan terbebas dari hama. selain nguri-nguri budaya tradisi ini juga sebagai Program Merti Desa (Disdikbud) kendal untuk melestarikan dan merawat budaya di Desa Bulak merupakan satu dari enam desa yang mendapatkan Program Merti Desa dari Disdikbud Kabupaten Kendal.

Kepala Desa Bulak, Zaenal Alimin menuturkan Pihaknya sangat berharap agar program ini tidak dapat berhenti pada tahun ini, namun dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Karena banyak nilai yang diambil dari tradisi ini, yakni bentuk ungkapan Syukur dari kami kepada Allah SWT atas kesuburan dan semoga panen melimpah serta di berikan perlingdungan untuk tanaman padi yang kami lagi tanam ini,

Kasi Kesenian Disdikbud Kendal Suseno Edi mengatakan selain menjaga budaya tingkeb tandur tetap lestari,melalui program Merti Desa ini diharapkan dapat memakmurkan para petani di desa.

Terlebih sejak tahun 1980 Kecamatan Rowosari menjadi wilayah penyetok padi di Kabupaten Kendal, harapannya dilestarikan budaya tingkep tandur hasil panen akan melimpah da dijauhkan dari hama dan penyakit.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan